Recent Program

  • No Events found

Activities & Syllabus

  • No Events found

For Admission

    Jenjang Persiapan

    Target Usia: Diikuti oleh anak-anak usia prasekolah, Taman Kanak-Kanak (TK), atau awal Sekolah Dasar (SD)

    Pra MDT (Pra Madrasah Diniyah Takmiliyah) adalah jenjang pendidikan keagamaan nonformal tingkat dasar yang dikhususkan bagi anak-anak usia prasekolah atau usia dini sebelum mereka memasuki madrasah formal. 
    Program ini diselenggarakan di bawah pembinaan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) untuk memberikan fondasi nilai-nilai Islam sejak usia sedini mungkin.
    Kedudukan Hukum dan Kelembagaan
    Secara regulasi, Pra MDT merupakan bagian terintegrasi dari sistem Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Berdasarkan tata jenjang keagamaan di Indonesia, struktur MDT dibagi menjadi beberapa tingkatan: [1]
    1. Pra MDT (Pendidikan Anak Usia Dini / Kelas Persiapan)
    2. MDT Awaliyah/Ula (Setingkat SD, masa belajar 4-6 tahun)
    3. MDT Wustha (Setingkat SMP, masa belajar 3 tahun)
    4. MDT Ulya (Setingkat SMA, masa belajar 3 tahun)
    5. MDT Jami’ah (Setingkat Perguruan Tinggi)
    Pra MDT umumnya diselenggarakan oleh yayasan Islam, pengurus masjid, atau menyatu dengan lembaga MDT Awaliyah yang sudah ada sebagai kelas persiapan khusus (TK-MDT).

    Kerangka Kurikulum

    Kurikulum dan Materi Pembelajaran

    Kurikulum Pra MDT bersifat pengenalan, pembiasaan, dan stimulasi motorik-spiritual. Materi tidak disampaikan dengan beban akademis yang berat, melainkan melalui metode bermain sambil belajar.

    Materi utama yang diajarkan meliputi:

    Urgensi dan Fungsi Pra MDT

    Jembatan Transisi: Menjadi masa orientasi agar anak tidak kaget saat memasuki MDT Awaliyah yang sistem belajarnya sudah menggunakan buku teks, menulis Arab, dan ujian formal.

    Penyelaras Pendidikan Formal: Di sekolah dasar umum (SD), porsi pelajaran Agama Islam sangat terbatas (biasanya hanya 2–4 jam seminggu). Pra MDT mengisi ruang kosong tersebut secara intensif sejak dini.

    Acara

    Pembentukan Karakter (Akhlakul Karimah): Menanamkan pembiasaan karakter islami pada fase golden age (usia emas pertumbuhan anak) agar nilai agama melekat menjadi kebiasaan hidup.

    Classes LKG, UKG have 5 sections each with a maximum strength of 30 students per section.

    Klub

    In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Sed fringilla mauris sit amet nibh. Donec sodales sagittis magna.
    Classes LKG, UKG have 5 sections each with a maximum strength of 30 students per section.